JAKARTA, KOMPAS.com — Kelompok pemerhati lingkungan hidup Greenpeace mengecam tindakan PT Nestle yang masih melakukan kerja sama dengan PT Sinar Mas. Mereka mendesak PT Nestle untuk segera menghentikan semua kerja sama dengan PT Sinar Mas yang ditengarai menjadi perusak lahan gambut terbesar di Indonesia.
Desakan ini dilakukan para aktivis Greenpeace dengan menyambangi Kantor PT Nestle di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, dan melakukan aksi teatrikal pengecaman, Rabu (24/3/2010). "Kami mendesak Nestle agar produsen produk KitKat itu segera memutus semua hubungan dengan perusahaan Sinar Mas, termasuk pembelian dari pihak ketiga, seperti Cargill dan Loders Croklan," kata Team Leader Kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara Bustar Maitar.
Bustar menjelaskan, sebelumnya, pihaknya sudah menyampaikan report investigasi mereka terhadap aktivitas perusakan yang dilakukan oleh PT Sinar Mas. Kelanjutan dari penyampaianreport tersebut, ujar Bustar, Nestle sudah memutus kerja sama pembelian langsung dengan Sinar Mas. Namun, menurut dia, Nestle masih tetap melakukan kerja sama secara tidak langsung dengan melakukan pembelian dari Sinar Mas melalui pihak ketiga.
"Pembatalan kontrak langsung dengan Sinar Mas oleh Nestle belum cukup. Mereka harus menghentikan pembelian produk Sinar Mas dari pihak ketiga, seperti Cargill dan IOI," kata Bustar.
